
Akhirnya! Saya berkesempatan untuk mencoba kereta cepat di negeri sendiri. Bulan Desember 2025 lalu menjadi hari yang cukup bersejarah dalam dunia travelling saya, karena saya jalan-jalan menggunakan whoosh.
Sebenarnya agak dilema ketika memutuskan untuk melakukan trip pakai whoosh, karena di tempat tujuan tidak ada kendaraan untuk keliling. Mau sewa mobil, koq ya sayang, karena sewa mobil mahal, padahal lokasi dengan rumah saya terbilang dekat. Tetapi karena kepingin banget mencoba kereta cepat itu, akhirnya pilihan jatuh pada opsi Staycation. Kebetulan saya masih punya poin yang cukup banyak di salah satu membership jaringan hotel, jadi saya bisa memilih hotel bintang 4 dengan membayar harga bintang 2 (bayar pajak saja).
Trip nya terbilang singkat. Pergi kamis, nginep 1 malam di hotel, pulang jumat. Tinggal lihat kira-kira tempat apa yang cukup dekat dan enak untuk dikunjungi pakai kaki. Selain itu, karena tujuan utamanya ingin mencoba [dan harga tiket yang lumayan mahal], maka kami menggunakan whoosh hanya 1x, sedangkan untuk trip balik kami putuskan menggunakan mobil travel yang harganya hanya 1/5 (seperlima) harga tiket whoosh tadi.
Hari H tiba. Untuk pergi ke stasiun Halim, kami tidak bisa menggunakan mobil karena pulangnya akan pakai travel, maka kami putuskan untuk naik mobil transportasi online. Versi murah ke Halim ada, yaitu pergi ke stasiun LRT terdekat rumah, lalu naik LRT dan turun di stasiun Halim untuk ke area stasiun kereta cepatnya. Hanya saja, untuk konteks kami yang isinya 4 orang, biaya totalnya kurang lebih sama, jadi ya lebih efisien (hemat waktu) jika langsung pesan mobil online.
Sampai di stasiun Whoosh, saya sempat tercengang, mirip sekali dengan bandara. Bagus, modern, dan teratur. Ini pertama kalinya saya kesana, jadi kesan pertama sangat menggoda. Saya tiba lebih cepat sekitar 1 jam dari waktu keberangkatan, tetapi menunggu di stasiun tidak terasa. Saya suka dengan stasiun kereta cepat Whoosh!
Terakhir, feeling menggunakan kereta cepat-nya. I love it! Tidak terasa ngebut, tetapi saya bisa melihat kalau kami memang berjalan cepat, karena sepanjang perjalanan saya melihat jendela terus, dan saya bisa melihat kami dengan cepatnya melewati mobil-mobil yang sedang jalan di tol. Selain itu, ada momen bahagia juga ketika melewati area jalanan yang macet, mobil-mobil seperti antri bergerak, tetapi kami terus jalan. whooosh!
Overall, saya menikmati trip singkat tersebut. Mungkin jika lagi ada promo menarik atau jika ada kebutuhan, saya pasti akan dengan senang hati pakai Whoosh lagi. Dan untuk kalian yang belum pernah coba, sekali-kali coba jika memang berkesempatan. Recommended untuk yang mau ke Bandung!
