Secara umum, kita belajar bahasa Inggris bukan untuk menjadi Grammarian (ahli tata bahasa Inggris) sehingga tidak perlu belajar seluruh Grammar yang ada. Namun tata bahasa tersebut tetap perlu dipelajari sampai pada level tertentu, bersamaan dengan belajar+praktek Speaking, Listening, Reading dan Writing.
Bagaimanapun, bahasa Inggris tetap sebuah bahasa. Esensi pembelajaran bahasa tetap sama, yaitu praktek. Semakin sering praktek, semakin menguasai. Simple!
Konsep saya dalam pembelajaran bahasa Inggris hanya 1, yaitu belajar sampai mendapatkan “English sense“. Menurut saya, English sense adalah sebuah kondisi dimana kita sudah sangat terbiasa dengan bahasa Inggris sehingga kita bisa mengerti dengan baik ketika kita mendengar atau membaca tulisan/perkataan bahasa Inggris, bahkan bisa mengetahui jika yang kita baca atau yang kita dengar tidak sesuai tata bahasa, meskipun kita tidak hafal arti seluruh vocabulary-nya. Ya well, saya pribadi masih perlu dictionary dan saya senang mengulik thesaurus… 2 jenis kamus ini sangat bermanfaat.
Dalam konteks speaking, pelafalan akan semakin baik seiring dengan seringnya praktek berbicara; dan dalam konteks writing, ada tips & triknya, yang jika dipelajari akan membuat semakin gampang ketika menulis.
Saya adalah seorang lulusan program ESL (English as a Second Language) dari ESLI – Texas A&M University – Corpus Christi. Saya senang mengajar dan saya suka menulis. Apa yang saya pernah pelajari akan saya coba tuangkan dalam bentuk postingan-postingan. Harapan saya para pembaca dapat memperoleh wawasan yang baru.
