
Beberapa waktu lalu saya mendengar di radio, seorang pengusaha terkenal memberikan semacam “petuah” mengenai bisnis. Nasihat tersebut diawali dengan sebuah cerita, katanya “kalau seekor monyet diberikan uang atau pisang, maka monyet tersebut akan mengambil pisang, karena monyet itu tidak mengetahui bahwa uang dapat membeli banyak pisang.” Sampai disini saya ketawa-tawa, karena benar adanya. Lalu beliau melanjutkan ceritanya.. katanya “kebanyakan dari kita ketika diberikan pilihan bisnis atau kerja, maka akan memilih bekerja karena kita tidak mengetahui bahwa bisnis itu dapat menghasilkan banyak uang…” Sampai disini saya lalu terdiam dan mulai berpikir keras.
“Koq analoginya aneh ya..” Kira-kira itu respon awal saya. Lalu saya semakin “menentang” omongan si pengusaha, tentu saja saat itu saya berbicara sendirian karena saya sedang posisi menyetir sambil mendengarkan radio. Menurut saya pribadi, 2 kasus itu tidak bisa disamakan. titik.
Monyet memilih pisang karena tidak ada monyet yang mengetahui bahwa uang (yang tentu berupa kertas atau anggaplah koin) dapat ditukarkan dengan pisang. Semua monyet rasanya tidak ada yang sepintar atau seluar biasa itu untuk bisa memahami bahwa uang dapat dibelanjakan untuk membeli pisang. TETAPI.. dalam konteks memilih bekerja vs berbisnis, saya percaya banyak orang yang Sudah mengetahui bahwa berbisnis bisa menghasilkan unlimited uang, hanya kemudian mereka memilih untuk tetap bekerja. Jadi 2 cerita itu konteksnya berbeda…
Contohnya adalah saya sendiri. Sangat jelas dan sudah pernah saya ceritakan pula di beberapa postingan saya, bahwa dulu saya memiliki mindset kalau untuk menjadi kaya harus berbisnis.. sampai kemudian saya belajar mengenai financial planning dan saya lalu mengerti bahwasanya untuk mencapai financial freedom bisa tetap dilakukan meskipun tidak berbisnis, hanya menjadi pekerja; yang penting kita dapat mengelola penghasilan kita sedemikian rupa dalam bentuk investasi-investasi yang akhirnya akan dapat memberikan passive income sehingga dalam jangka panjang kita tidak perlu lagi bekerja namun tetap mendapatkan penghasilan seumur hidup. Dengan kata lain, saya memilih untuk bekerja bukan karena saya tidak mengetahui bahwa bisnis dapat menghasilkan uang luar biasa banyak, tetapi karena saya memiliki banyak pertimbangan dan akhirnya memilih bekerja saja.
FYI, berbisnis dan berinvestasi itu berbeda ya, teman-teman. Berinvestasi itu bisa dilakukan hanya dengan rebahan, tetapi untuk berbisnis perlu melakukan banyak hal. Kalau boleh saya sederhanakan, berbisnis itu sama seperti bekerja tetapi kita sendiri yang memiliki usaha tersebut.. jadi secara effort biasanya sama dengan pekerja, malah biasanya di awal-awal seorang pebisnis perlu mencurahkan lebih banyak waktu, tenaga dan uang untuk membangun usahanya tersebut. Nanti kapan-kapan kita akan belajar lebih banyak mengenai investasi.
Jadi inti postingan ini apa, min? intinya jangan samakan pekerja dengan monyet, dong, pak pengusaha. wkwkwkwkwk
