Salah strategi

Masih dari ilham game jual-beli barang, seperti yang sudah saya ceritakan sedikit sebelumnya, saya sempat gagal 3x di level normal karena salah strategi.

Jadi di game ini, kita diberikan modal awal untuk beli barang, kemudian juga beberapa barang existing. Teknisnya sederhana, beli barang di harga rendah, lalu jual di harga tinggi. Tetapi tergantung levelnya, jual-beli dengan customer bisa gampang, juga bisa susah. Selain itu kita juga butuh memperkerjakan karyawan untuk hal-hal yang tidak bisa kita lakukan sendiri, misalnya expert (untuk analisa harga dan deteksi barang palsu) atau restorer (untuk membuat barang yang jelek jadi lebih cakep). Jadi akan ada fix cost, selain tentu sewa tempat jual-belinya.

Nah, di level easy, semua gampang, jadi tidak perlu strategi, pasti sukses. Kelar! Sedangkan di level yang normal, negosiasi dengan customer sudah mulai sulit, barang palsu mulai banyak, dan bisa muncul kondisi-kondisi yang tidak tertentu, yang bisa membuat uang atau barang hilang.

Kesalahan pertama saya di level normal, saya langsung memperkerjakan karyawan cukup banyak (karena saya kira dengan banyak yang bantu, bisa lebih cepat sukses). Tetapi saya tidak sadar bahwa fix cost (biaya tetap) nya menjadi tinggi, sementara pendapatan belum tentu langsung tinggi. Jadi saya gagal.

Percobaan kedua saya [yang juga gagal], saya berpikir perlu lebih cepat naik level dengan sewa tempat yang lebih baik agar reputasi cepat naik dan customer lebih banyak… dengan pinjam uang. Ini juga kebodohan, karena ternyata di awal-awal tetap tidak banyak customer, sementara cicilan hutang + bunga terus berjalan. Jadi saya gagal juga.

Setelah 2x percobaan itu, saya coba berpikir ulang. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil strategi sederhana.. lakukan semua sendiri (tidak hire karyawan dulu selama beberapa waktu), lebih hati-hati ketika beli barang (kalau harga aneh kemungkinan palsu), dan upgrade skill sendiri (skill awal masih lebih murah dibanding hire karyawan). Setelah punya lebih banyak cash, baru pelan-pelan upgrade tempat supaya lebih banyak customer. Selanjutnya lagi, ketika sudah bisa investasi, baru mulai hire karyawan yang penting, karena ketika hasil investasi lumayan, bisa bantu untuk bayar fix cost. Cara ini yang ternyata yang membuahkan hasil.

Nah, kalau ada dari kalian yang memperhatikan, dulu saya sempat mention bahwa waktu yang saya butuhkan di level normal tidak beda jauh dengan level easy, padahal di level normal agak berat di awal, itu karena saya dapat ‘jackpot’. Jadi entah gimana, saya tiba-tiba bisa dapat 1 harta karun yang ketika dijual itu cuannya langsung 10 juta dollar. Dengan “tambahan modal dadakan” itu, saya bisa langsung beli barang & investasi semakin banyak. Tidak lama kemudian juga, dari 1 barang lelang saya bisa dapat cuan besar juga, sehingga saya bisa lipat gandakan lagi, dan dalam waktu singkat, tercapai lah investasi 30 juta dollar.

Dalam dunia nyata, saya yakin hal yang sama juga bisa terjadi. Ketika kita ingin memulai bisnis, perlu strategi yang tepat. Fix cost perlu diperhatikan, jangan sampai kita hire terlalu banyak karyawan padahal revenue masih kecil. Sebisa mungkin lakukan semua sendiri di awal-awal sehingga bisa menekan fix cost. Selain itu usahakan jangan berhutang, karena hutang pasti memiliki bunga (kecuali hutang ke keluarga yang baik hati, sih :p), dan cicilannya akan menjadi fix cost.

Overall, menurut saya game ini menarik, dan bisa mengajarkan strategi yang baik untuk berbisnis. Nama game nya Dealer’s Life 2. Game ini aslinya bayar ketika mau instal, tapi saya pribadi dapat gratis karena waktu itu ada promo dari gugel. hehehe..

Good luck!